Dimasa kini, dimana banyak orang ingin menunjukan jatidiri dan saling ber-sosialisasi dengan hobi yang sama. Muncul banyak sekali istilah-istilah Perkumpulan / kelompok bermotor. Kali ini Tim Infosaiki akan merangkum penjelasan dari perkumpulan atau kelompok-kelompok Bermotor ini.
1. MC (Motorcycle Club/Klub Motor)
Klub Motor adalah organisasi motor
yang terbentuk dari 7 orang atau lebih, memiliki tujuan hobi yang sama,
memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumahtangga (AD/ART), memiliki struktur
kepengurusan, program kerja / Agenda dan Peraturan dalam organisasi , serta
perizinan.
Perizinan minimal diketahui kepolisian sekitar bila tidak mau membuat izin di
IMI (Ikatan Motor Indonesia) atau SK Kemenkumham. Klub Motor (MC) memang
cenderung satu varian, misalnya Kawasaki Ninja, Yamaha YZF-R15 dan Harley
Davidson. Dikarenakan para member memiliki kesukaan yang sama pada varian
ini, serta sangat memudahkan dalam Sharing membahas mesin dan komponen karena
kesamaan motor. Oleh karena itu Klub Motor (MC) cenderung satu varian
seperti Hell Angle MC, BYONIC (Byson Yamaha Owner Club), HOG (Harley-Davidson
Owners Group), HTCI (Honda Tiger Club Indonesia), dan HDCI (Harley-Davidson
Club Indonesia).
Namun Klub Motor juga
bisa digunakan bagi organisasi motor yang anggotanya terdiri dari beberapa
varian contohnya, Satu Darah MC, D'Raptors Brothers MC, Bikers Brotherhood 1%
MC, MMC Outsiders, MACI (Motor Antique Club Indonesia), MBCI (Motor Besar Club
Indonesia),
Yang terpenting syarat Klub Motor BUKAN PADA SATU VARIAN tapi
harus ada:
1. Struktur kepengurusan, AD/ART, Agenda Kerja dan Peraturan Organisasi.
2. Jumlah member diatas 7 orang, mengapa harus ada jumlah minimal orang diatas
7? Jawabnya adalah: “Untuk mengisi posisi struktur organisasi dan
menjalankan roda organisasi ga cukup di bawah 7 orang”.
3. Resmi memiliki izin atau diketahui instansi terkait.
KLUB MOTOR memiliki 4 jenis konsep organisasi
1. Klub Nasional adalah klub dengan konsep nasional yang memiliki
Chapter/cabang di banyak kota di indonesia
2. Klub Independent adalah klub dengan konsep berdiri sendiri di satu kota
tidak mempunyai Chapter/cabang di kota lain
3. Independent National adalah klub yang berawal dari klub independent namun
seiring kemajuan organisasi mereka mampu membuat Chapter/cabang di banyak
kota. Contoh: BISA (Byson Independent Satu Indonesia) dan sebagainya.
4. Klub Multinasional/Internasional adalah klub motor yang mampu membuka
Chapter/cabang di banyak kota dan negara-negara. Contoh: Satudarah MC,
Hell Angles MC, HOG, dan motor besar lainnya.
Hendaknya apabila ingin mendirikan organisasi Klub Motor cobalah merujuk pada
klub yang lebih tua di indonesia misal HDCI, BB1%MC atau sebagainya atau
mengacu pada persyaratan pendaftaran IMI. Agar tidak terjadi KERANCUAN
atau KESALAHAN pembentukan.
Contoh:
1. Membuat nama klub dengan konsep nasional, tapi ga punya Chapter/cabang
2. Nama organisasi Komunitas tapi di dalam aktifitas konsep Klub Motor.
3. Nama organisasi Klub Motor tapi tidak punya AD/ART, Agenda Tahunan dan
Struktur Organisasi serta kegiatan condong seperti Komunitas Motor.
Memang tidak ada larangan dan silakan suka-suka semuanya, Hanya akan
tersenyum saja kepada mereka yang paham
organisasi. (Senyum Satire) 😜
Kemudian mengenai pembubaran sebuah klub organisasi, terkadang dikembalikan ke
AD/ART atau persetujuan masing-masing klub. ada yang mencantumkan bubar
apabila member hanya tersisa kurang dari 7 orang, bubar apabila Founder
menyatakan bubar dengan alasan yang disesuaikan pada AD/ART, bubar apabila
dibubarkan Kepolisian, dan banyak contoh lainnya.
2. Komunitas Motor (Komunitas)
Komunitas motor adalah organisasi motor yang terdiri dari beberapa orang, memiliki tujuan hobi yang sama namun, tidak harus memiliki kepungurusan, biasanya ketua adalah sang pendiri atau pendiri kelompok tersebut, tidak memiliki AD/ART, Agenda Kerja dan semua kegiatan yang ditentukan bersama sesuai mufakat.
Bisa dilakukan satu varian atau banyak varian (All variant). Perbedaan paling mendasar dengan Klub Motor hanyalah pada Tidak adanya AD/ART, Struktur Organisasi, Agenda Tahunan/Kegiatan dan Perizinan. Aktifitas yang mereka lakukan sama yaitu adanya kopdar, Touring, Baksos, Safety Riding dan lain-lain.
contoh : KBPJ
(Komunitas Bikers Penjelajah Jalanan) di Cirebon, Bebek Riders Community Solo, Reboc
(Revo Bojonegoro Community).
3. Paguyuban Motor
Paguyuban Motor ini sangat unik karena merupakan penggabungan dari struktur organisasi Klub Motor dengan kemajemukan Komunitas motor. Selain itu paguyuban motor sendiri merupakan organisasi yang ada di Indonesia karena jarang ditemui didunia.
Ciri dari paguyuban kendaraan bermotor adalah
1. Memiliki Organisasi Struktur, memiliki Agenda Tahunan.
2. Bisa terdafatar perizinan di instansi terkait, namun bisa juga tidak. Selain itu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tidak tercantum atau hanya menentukan arah organisasi berdasarkan musyawarah anggota
3. Sifat kekeluargaan yang erat.
4. Biasanya wadah dari beberapa Club/komunitas lain yang melebur menjadi satu induk.
Contoh : PMHY (Paguyuban Motor Honda Yogyakarta), Paguyuban Kombang ( Komunitas Bikers Pemalang) dll.
4. Single Fighter (SF) / Single Riders (SR)
Single Fighter atau Single Rider adalah seorang Biker yang tidak ikut komunitas dan klub manapun. Dalam prakteknya sebenarnya mereka tidak ingin terikat aktifitas organisasi saja tapi dalam aktifitas menjebak pelakunya, suka hadir dalam kopdaran dan Touring bersama. Benar-benar bebas dan sesuka hati saja dalam melaksanakan hobby. Bukan berarti kopdaran sendiri, Touring sendiri, dan ga punya relasi dengan Biker Klub atau komunitas. Banyak alasan penyebab mereka memilih sendiri tidak mau ikut berorganisasi.
5. Geng Motor (GM)
Geng motor adalah
kumpulan beberapa orang pengguna motor yang memiliki ikatan kebersamaan
dikalangannya dan cenderung melakukan aktifitas kriminal. Baru-baru ini
aksi viral geng motor di daerah Jogja atau Semarang dengan melakukan aksi anarkis kepada
orang umum, sebenarnya banyak hal yang dilakukan mereka seperti judi balap
liar, tawuran antar geng, dan perbuatan melawan hukum lainnya. Demi
keamanan mereka tidak melakukan kopdar dan banyak sosialisasi layaknya biker,
karena ketika mereka melakukan kriminal dan menjadi buronan polisi maka
aktifitasnya selalu Underground.
6. Movement Motorcycle Grub (MMG)
Kategori ini yang
mimin sedikit rancu untuk membahas. Karena apa??, Movement Motorcycle ini merupakan
gabungan dari beberapa devinisi kelompok-kelompok diatas juga bisa pula merupakan
suatu kegiatan. Jadi Ada Movement Motorcycle Grub yang dalam kegiatanya mirip
seperti Klub Motor, Komunitas, atau Paguyuban, karena kadang motor mereka juga
campur-campur. Tapi juga ada pula yang hanya satu Varian Motor. Dan tentunya
dalam berorganisasi mereka tidak memiliki aturan tertulis seperti AD/ART, dan struktur
organisasi juga mereka tidak ada. Hanya saja pasti ada yang di Tetuakan dalam
Grub ini. Untuk acara dan agenda memang mirip seperti kelompok-kelompok yang
ada seperti, Bakti Sosial, Motoran dan Lainya. Nama-nama dari movement
motorcyclepun bermacam-macam, ada yang menggunakan nama daerah, menggunakan
nama kantor, atau nama merek kendaraan.
contoh dari Movement Motorcycle Grub :
Chopsclan (Movement
Motorcycle Grub motor Chopper), Grizzly Chopper, SNB (Squad Ngabers Bikers),
Team AUTOPSI (Autimatic Pemalang dan Sekitarnya), Pertamina Riders, BRI Motoran Grub, dll.
kira-kira seperti itu dinamika Perkumpulan / kelompok bermotor yang dapat kita
jelaskan secara singkat, dari hasil penelusuran fakta dilapangan dan wawancara
sesepuh
Semoga nantinya IMI
(Ikatan Motor Indonesia) bisa mengeluarkan Juklak (Petunjuk pelaksanaan) dan
Juknis (Petunjuk teknis) untuk organisasi motor agar para Biker-biker muda
paham dunia organisasi motor.
Misalnya arti dari
pincor lencana? Arti peneng di plat nopol apa? Jambore
Bikers? Mengapa ada Jamda dan Jamnas? Apa itu Paguyuban
motor? Asosiasi/Federasi motor? Sopan santunan berkendara dijalan
seperti apa?. Dan masih banyak hal-hal lain yang sebaiknya dibakukan, agar
memudahkan bagi Bikers dan masyarakat awam tidak salah paham.






.jpeg)

0 Komentar